6 Agu 2014

Intro

Sampai sekarang, selain suka kamu, aku suka foto ini


-Yudith-

Hai, Namaku Yudith Tri Susetio. Seorang anak yang suka menatap langit, menghitung dan menebak-nebak bentuk awan terlihat seperti apa. Senang duduk di bawah pohon akasia, sambil makan cokelat, mendengar lagu dan membaca buku-buku yang bagus. Menyukai kerajinan, puisi, dan sepeda. Termasuk orang yang terlalu sering berfikir, memiliki kembang api dan sungai dalam pikirannya, sering berpemikiran kritis pada hal yang tidak penting. Aktivis lingkungan di berbagai organisasi, Climber cyclist. Selain bekerja di perusahaan BUMN, juga terdaftar sebagai mahasiswa Fakultas Ekonomi di program ekstensi Universitas Indonesia tapi selalu berpura-pura masih berusia 17 tahun. Tidak suka sepak bola, tidak bisa main kelereng, tidak bisa menerbangkan layang-layang tapi masih tetap laki-laki. Sejak tanggal 20 bulan Juli tahun 2014 berkomitmen dengan Inel, partner berbagi segala dalam lembar kehidupan yang baru.


-Inel-

Halloo, namaku Nelis. Biasa dipanggil inel. Simple? Yup. But iam enjoyed with my name :). Perempuan yang begitu menikmati senja dengan semburat jingganya. menyenangi awan serupa lelaki bernama Yudith, tapi tak pernah tahu pohon akasia itu seperti apa. Berani melawan siapa pun yg meminta cokelat yg sedang dalam genggamannya sambil mendengar lagu. Membaca puisi sekaligus menulis dengan tergesa segala hal ke dalam puisi adalah hobinya. Mengaku sebagai pecinta alam, tapi belum pernah melakukan apa pun untuk menjaga atau melestarikan alam.  Lelaki berkacamata seperti kamu menjadi harapannya untuk mendampingi hidup.

Meski pacarnya masih terdaftar sebagai mahasiswa, akunya sudah bukan. Sudah 24 tahun sejak 10 Juli 2014. Yudith Tri Susetio kemudian menjadi kado ulang tahun di tanggal 20 Juli 2014. Dia, lelaki yang kemudian disadari menerima keabsurd-an perempuan ini dengan sepenuhnya, akan dengan sengaja maupun tidak menjalani kehidupan kami berdua sebagai sepasang kekasih. Kemudian selanjutnya, kami atau aku tepatnya menyerahkan segala yg akan terjadi selanjutnya pada yg maha segala.





--

Tidak ada komentar: